Tampilkan postingan dengan label speaker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label speaker. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juli 2011

Tips Bagi Para Pemilik Mobil Yang Menggunakan Ampilfier Atau Power

Tolong Disimak yaa,,,
Dalam bidang audio,  khususnya audio mobil (Car Audio), Amplifier biasa dikenal juga dengan sebutan power. Penggunaan amplifier dalam sistem audio mobil bertujuan untuk dapat menguatkan signal suara yang berasal dari main source atau head unit yang kemudian akan dialirkan ke speaker.
Jadi amplifier bertugas menerima sinyal suara dari source dan mengolahnya agar sinyal suara memiliki tenaga yang lebih besar dan kuat sehingga speaker mampu mengeluarkan suara yang maksimal karena mendapatkan asupan tenaga yang dibutuhkannya dalam mengeluarkan gelombang suara.

Amplifier untuk penggunaan audio mobil, secara umum dikenal dengan jenis multi channel dan monoblock. Amplifier multi channel umumnya digunakan untuk menguatkan keluaran (output) sinyal audio dalam bentuk arus listrik ke speaker (Tweeter, Midrange, Midbass ataupun speaker Coaxial), sedangkan untuk yang jenis monoblock, biasa digunakan khusus untuk menguatkan sinyal yang akan dialirkan ke Subwoofer yang sangat membutuhkan daya yang besar.

Sedangkan secara khususnya, Menurut Johny, instalatur dari Mega Audio, di bilangan Jakarta Barat, amplifier dikenal juga dengan beberapa jenis amplifier, yaitu jenis kelas (Class) A, B, AB, D, Hybrid, Tube (Tabung) dan masing-masing jenis memiliki karakter, daya output yang berbeda-beda, yaitu :

1. Class A : Memiliki kualitas yang paling baik untuk menghasilkan kualitas suara,  namun sangat boros tenaga dan           lebih cepat panas. Harga untuk jenis ini umumnya dibanderol dengan harga yang sangat mahal, umumnya bisa lebih dari 20 juta rupiah per unitnya, akan tetapi itupun tergantung dari merk-nya.
2. Class B : Tidak cepat panas dan tidak boros tenaga, namun memiliki kualitas dalam menghasilkan suara yang cukup baik.
3. Class AB : Adalah yang paling banyak digunakan oleh pemain car Audio, karena karakternya merupakan gabungan dari amplifier class A dan B, sehingga dapat lebih efisien dan fleksibel untuk digunakan dalam car audio system dan memiliki kualitas lebih baik dari kelas B.
4. Class D :  Jenis ini paling banyak dipakai untuk men-drive subwoofer dan digunakan untuk konsep SPL (Sound    Pressure Level) karena amplifier class D  memiliki daya (Watt) yang besar dan mampu dibebani hingga dibawah 1  Ohm, sehingga mampu menghasilkan suara bass yang lebih dynamic dan biasanya jenis class D itu adalah   monoblock amplifier.
5. Hybrid : Jenis amplifier ini adalah yang komponennya elektroniknya menggunakan transistor dan juga tube    (tabung). Penggabungan kedua komponen ini membuat amplifier jenis ini mampu menghasilkan kualitas suara yang berkarakter cukup tebal dengan tonal akurasi yang baik layaknya amplifier full tabung, namun tetap dapat dimiliki dengan harga yang masih terjangkau. Biasanya amplifier jenis Hybrid memiliki harga ± 4 juta-an *(tergantung merk)
6. Tube (Tabung) : Kalangan penggila car audio mengenal amplifier jenis ini lebih bisa  menghasilkan suara yang berkualitas dengan karakter suara vokal yang lebih natural, tebal dan tidak kaku / kering, namun amplifier jenis tabung, umumnya memiliki harga yang sangat mahal untuk dimiliki, kisaran harganya bisa diatas 40 juta rupiah.

Dengan adanya perbedaan kualitas, karakter dan komponen dari tiap jenis amplifier, membuktikan bahwa kualitas amplifier juga dapat menentukan karakter serta kualitas suara yang dihasilkan dalam sebuah sistem audio mobil. Untuk itu sebelum membeli amplifier harus banyak yang dipertimbangkan agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips memilih amplifier :

1. Pilih amplifier dengan nilai RMS (watt) yang besar dan THD-nya yang kecil.
2. Desain dan kualitas bahan juga tetap harus diperhatikan.
3. Sesuaikan daya / RMS amplifier dengan kebutuhan speaker yang akan digunakan. Daya amplifier harus sesuai    atau lebih besar dari yang dibutuhkan speaker, karena apabila dayanya lebih kecil dari kebutuhan speaker dapat      menyebabkan kerusakan pada speaker yang digunakan, karena adanya 'signal clipping'.
4. Pilih merk amplifier yang memiliki garansi resmi dari pihak pemegang merk
5. Cari informasi dari berbagai media atau tanyakan kepada instalatur car audio yang dipercaya sebelum membeli amplifier.

Terakhir menutup wawancara dengan SO, Johny memberikan informasi bahwa jangan membiarkan sebuah amplifier tidak terpakai dalam jangka waktu yang cukup lama, karena dapat menyebabkan komponen elektroniknya rusak.


Selasa, 05 Juli 2011

Tips Memilih Sound System Berkualitas

Tips Memilih Sound System Berkualitas
Mungkin saat ini Anda sedang memilih-milih sound system. Kali ini ada sedikit informasi tentang tips memilih sound berkualitas. Sekiranya hal ini bisa membantu Anda dalam memilih yang terbaik.
Hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih Sound System:

1. Pilihlah besar daya yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Untuk penggunaan pribadi seperti latihan dll, cukuplah memilih amplifier dengan daya 15-20 watts. Pada kebanyakan amplifier berdaya kecil seperti ini telah tersedia fasilitas jack Head Phone (misal: Amplifier Guitar Laser 20) yang sangat berguna terutama bagi kawula muda yang punya kebiasaan bermain musik hingga tengah malam. Dengan memanfaatkan saluran untuk Head Phone ini, maka dijamin seisi rumah yang lain ataupun tetangga tidak akan terganggu "atraksi" kita. Bunyi alat musik Anda tidak akan kedengaran sampai keluar ruangan.
Untuk penggunaan acara pesta, Anda akan memerlukan daya yang lebih tinggi lagi yaitu sedikitnya 125 watts atau lebih, karena amplifier ini akan dapat sekaligus kita gunakan sebagai monitor dari instrument alat musik yang sedang kita mainkan. Acara pesta pernikahan/wedding party, ulang tahun, atau acara gathering memang membutuhkan sound system yang lebih besar.

2. Pilihlah Amplifier yang berkualitas baik.
Bila kita membutuhkan amplifier untuk keyboard, maka sangat disarankan untuk memilih amplifier yang tidak merubah warna suara asli yang dihasilkan oleh keyboard tsb (flat). Ada banyak amplifier yang menghasilkan suara yang berbeda dari suara aslinya, bila hal ini terjadi maka akan terjadi suara-suara yang lain yang akan mengurangi karakter asli dari bunyi yang sebenarnya dihasilkan keyboard dikarenakan terjadinya penambahan atau pengurangan terhadap frekuensi tertentu. Biasanya hal ini terjadi pada frekuensi yang sangat rendah (low bass) atau frekuensi yang sangat tinggi (high treble). Jadi kita harus jeli memilih sound system (jasa sewa sound sistem) yang sesuai.

3. Model dan penampilan Amplifier dapat menjadi pertimbangan terakhir.
Model yang diinginkan akan bergantung pada selera masing-masing. Model sound sistem yang bagus menurut seseorang, belum tentu bagus juga menurut orang yang lainnya.
Pada kebanyakan musisi profesional model akan menjadi pilihan yang terakhir atau tidak terlalu dipentingkan. Mereka akan lebih mementingkan kualitas dan fasilitas dari amplifier untuk menghasilkan suara alat musik/sound yang berkualitas.

4. Ada baiknya anda bertanya kepada jasa sewa sound sistem/rental sound sistem.
Karena mereka merupakan orang yang berpengalaman, sehingga anda tidak akan kecewa. Jadi kita bukan hanya mencari sewa sound sistem murah, tetapi kualitas harus tetap menjadi pilihan. Jika Anda butuh pencahayaan yang bagus, Anda harus jeli memilih sistem pencahayaan yang berpengalaman.
Demikian tips memilih sound system berkualitas. Bila Anda terhalang dana yang besar untuk membeli sound system maka tempat rental sound murah jadi solusinya.
Selamat memilih. 

Minggu, 03 Juli 2011

Memilih Power Amplifier

Memilih Power Amplifier Yang Bagus

Beragam merek power Amplifier yang beredar di pasaran membuat konsumen harus pintar-pintar menentukan pilihan saat mulai membangun audio mobil. Karena meski tidak berhubungan langsung dengan kualitas output suara, ketepatan memilih jenis amplifier bisa membuat kita lebih berhemat dalam bujet namun bisa mendapatkan hasil yang bagus.

Menurut Randy Wiharto owner Audio One, cara gampang untuk mendapatkan power Amplifier yang bagus adalah dengan memilih produkproduk dari brand ternama. “Merek-merek bagus, kualitasnya sudah ketahuan, jadi dijamin nggak mengecewakan. Tapi jika bukan merek ternama, satu-satunya cara adalah harus dicoba dulu untuk mengetahui kualitasnya,” ujarnya. Menurutnya, setiap merek power amplifier punya karakter suara yang berbeda-beda. Ada brand yang karakter outputnya bertempo cepat, ada pula mereka yang karakternya lambat.

Karakter ini harus disesuaikan dengan spec Speaker yang digunakan. Karena speaker pun sekarang sangat beragam spec dan settingannya. Jenis kabel yang dipakai juga punya karakter sendiri-sendiri. Jadi banyak sekali rangkaiannya kalau diurutkan dari power amplifier,” jelasnya. “Ini karena power amplifier tidak langsung mempengaruhi kualitas suara. Karena fungsi power amplifier sendiri adalah untuk membentuk karakter suara dan membuat tenaga suara tersebut selalu stabil. Beda dengan head unit dan Speaker yang langsung berefek pada output,” imbuhnya. Pemilihan power amplifier juga tak bisa hanya dengan mengandalkan spesifikasi yang tercantum pada box atau brosur produk. Menurutnya, sekarang kebanyakan produk mengupgrade keterangan spesifikasinya. Hal ini tak hanya terjadi pada merek yang kurang terkenal tapi juga pada brand-brand ternama.

Yang beda adalah toleransinya. Misalnya brand terkenal menulis dayanya 100 watt tapi yang keluar cuma 90 watt. Sedangkan merek nggak terkenal nulisnya 500 watt tapi keluarnya hanya 100 watt,” ungkapnya. Untuk mengantisipasinya, Randy lebih menyarankan kepada para konsumen untuk berkonsultasi dengan installernya. Karena jalan satu-satunya adalah dengan mencobanya langsung lalu melakukan penyesuaian setting untuk rangkaian komponen setelah amplifier, termasuk menentukan jenis dan besaran speakernya.

Yang perlu diingat bahwa setiap rumah instalasi pasti punya pegangan merek sendiri-sendiri dan pasti akan menyarankan konsumen kepada merek yang dijualnya. Maka yang penting adalah menjajalnya langsung supaya tahu mutunya, nggak hanya dari promosi atau brosur saja,” sarannya. Satu pegangan buat para konsumen bahwa power amplifier yang bagus dalam standar minimal, harganya paling murah masih di atas satu juta rupiah.

Jika disesuaikan dengan karakter speakernya yang pas, pasif cross overnya pas maka amplifier paling murah pun bisa menghasilkan output suara yang kualitasnya tinggi,” tuturnya. Dalam hal ini, arahan installer harus diperhatikan dan konsumen sebaiknya selalu berkonsultasi selama proses intalasi dalam penggarapan.